Senin, 31 Januari 2011

Pazzini: Saya Masih Tak Percaya Cetak Dua Gol


Oleh: Arie Nugroho
Bola - Senin, 31 Januari 2011 | 06:10 WIB

INILAH.COM, Milan - Walaupun baru masuk di babak kedua, Penyerang anyar Inter Milan Giampaolo Pazzini melakoni partai debutnya dengan luar biasa dan menjadi inspirasi kemenangan Nerazzurri.

Inter bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak pertama. Pasukan Nerazzurri menutup pertandingan dengan keunggulan 3-2 melawan Palermo di Stadion Olimpico Turin. Pazzini yang baru diboyong dari Sampdoria sepekan lalu dengan banderol 10 juta euro atau sekitar Rp123 miliar plus Jonathan Biabiany dan Luca Caldirola menjadi pahlawan kemenangan Inter dengan mencetak dua gol.

Gol Samuel Eto’o kemudian tercipta setelah pergerakan impresifnya membuat Ezquiel Munoz harus menjatuhkannya di kotak terlarang. Wasit akhirnya menunjuk titik putih dan Eto’o yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper Salvatore Sirigu.

Seusai pertandingan, Pazzini yang kini berumur 26 tahun itu mengungkapkan dirinya bahagia bisa melakoni debut dengan sempurna bersama Inter. Mantan pemain Fiorentina itu juga berjanji akan lebih banyak gol lagi yang tercipta lewat kepala dan kakinya.

“Rasanya saya masih tak percaya telah melakoni debut yang luar biasa,” tuturnya seperti dilansir Sky Sports.

“Saya masih beradaptasi dengan gaya bermain Inter. Yang terpenting, Inter meraih kemenangan hari ini.”

“Saya ingin berterimakasih kepada rekan-rekan yang membuat saya tampil luar biasa hari ini. Selain itu, saya juga ingin berterimakasih kepada kekasih dan keluarga yang selalu percaya pada saya,” pungkasnya.

Hasil itu membawa Inter bertengger di peringkat empat klasemen sementara Seri A Italia dengan total raihan poin sebanyak 38 angka. Nerazzurri tertinggal sembilan angka dari AC Milan yang kokoh di puncak klasemen. [nic]

www.bola.inilah.com

Lindegaard Yakin Jadi Suksesor Terbaik Van der Sar


 Headline
Anders Lindegaard - Foto: Istimewa
Oleh: Arie Nugroho
Bola - Senin, 31 Januari 2011 | 09:17 WIB
INILAH.COM, Manchester - Penjaga gawang Anders Lindegaard berambisi menjadi suksesor penjaga gawang Manchesetr United Edwin van der Sar yang akan gantung sarung akhir musim ini.


Kiper asal Denmark itu bertekad menunjukkan kemampuan terbaiknya agar terpilih menjadi penjaga gawang utama Setan Merah. Pemain 26 tahun itu menegaskan dirinya tidak peduli meski saat ini Sir Alex Ferguson masih mengincar beberapa nama untuk mencari pengganti Van der Sar.
“Saya sangat bersemangat. Semua orang ingin bermain di MU dan saya hanyalah salah satunya,” ungkapnya pada MUTV.
“Saya bermimpi menjadi penjaga gawang utama MU. Saya tak ingin hanya duduk dan menunggu di bangku cadangan.”
Walaupun kebobolan satu gol saat melakoni partai debutnya bersama MU melawan Southampton di ajang Piala FA, Minggu (30/1/2011). Namun baginya, itu adalah momen yang tak akan terlupakan sepanjang hidupnya.
“Itu adalah hal terindah sepanjang hidup saya sejauh ini. Saya bermimpi bermain di klub ini sejak umur empat tahun. Rasanya, kini impian saya telah menjadi kenyataan.”
“Tidak ada awalan yang mudah untuk semua hal. Sangat menyenangkan bisa melakoni pertai debut dan membantu tim meraih kemenangan.”
“Sebagai seorang penjaga gawang, Anda pasti selalu bermimpi agar tidak kebobolan. Namun, tidak semua impian itu bisa menjadi kenyataan,” demikian Lindegaard.
Mantan penjaga gawang Aalesund itu juga meyakini dirinya cepat atau lambat akan kembali diberi kepercayaan oleh Sir Alex Ferguson untuk mengawal gawang Setan Merah. [nic]

www.bola.inilah.com

Sabtu, 29 Januari 2011

Inter Rekrut Pemain Muda Bayern

Pemain muda Austria Christoph Knasmullner bergabung ke Inter Milan.

Oleh Agung Harsya

29 Jan 2011 04:35:00

Inter Milan sukses mendatangkan pemain muda Bayern Muenchen asal Austria, Christoph Knasmullner, dengan status permanen dan kontrak empat setengah tahun.

Knasmullner adalah pemain 18 tahun yang memiliki reputas tersendiri di tingkat yunior. Muncul sebagai lulusan akademi Bayern, Knasmullner telah sepuluh kali memperkuat tim lapis kedua Bayern di divisi tiga Bundesliga Jerman.

Bersama timnas Austria U-17, Knasmullner berpengalaman mengikuti Piala Eropa untuk tingkat yunior. Saat ini, Knasmullner menjadi anggota skuad timnas untuk U-19 dan U-20.

"Knasmullner sudah menyepakati kontrak permanen dan kontrak tersebut sudah diajukan ke Lega Serie A untuk proses registrasi sang pemain," bunyi pernyataan resmi klub.

"Inter berterima kasih atas kerja sama Bayern dalam menuntaskan kesepakatan dan ini memastikan hubungan baik antara dua klub besar di dunia sepakbola."

Tidak disebutkan rinican biaya transfer Knasmullner, tapi diperkirkan Inter tak butuh banyak biaya karena kontrak sang pemain di Bayern berakhir musim ini.

www.goal.com

Jumat, 28 Januari 2011

Serie-A Dominasi Skuad Albiceleste

27 Januari 2011 | 17:06
 
Setelah dipastikan tak akan membawa beberapa pemain bintangnya, timnas Argentina bakal didominasi pemain yang tampil di Serie-A. Dari 23 pemain yang masuk skuad, delapan di antaranya bermain di Serie-A 
Pelatih Sergio Batista sudah mengeluarkan daftar pemain yang bakal dibawanya ke Jenewa. Rencananya, Argentina bakal menghadapi Portugal dalam laga persahabatan (9/2) mendatang.
Tiga di antaranya adalah pemain Inter Milan, Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, dan Diego Milito. Pemain Palermo, Javier Pastore juga dipanggil untuk masuk skuad menyusul performa apiknya. Selain itu, kiper Catania, Mariano Andujar juga dipilih oleh Batista untuk masuk skuad. 
Selain pemain dari Serie-A, skuad Argentina kali ini akan dipenuhi oleh pemain Liga BBVA. Ada enam pemain dari beberapa klub Spanyol yang dipanggil masuk timnas. Real Madrid dan Barcelona sama-sama menyumbangkan tiga pemainnya. (JoPauline)

Skuad Argentina:
Kiper:
 Sergio Romero (Az Alkmaar), Mariano Andujar (Catania)
Defender:
Javier Zanetti (Inter), Pablo Zabaleta (Manchester City), Nicolas Pareja (Spartak Moscow), Nicolas Burdisso (Roma), Ezequiel Garay (Real Madrid), Marcos Rojo (Spartak Moscow), Nicolas Otamendi (Porto), Gabriel Milito (Barcelona)
Midfielder:
Esteban Cambiasso (Inter), Fernando Gago (Real Madrid), Lucas Biglia (Anderlecht), Josč Sosa (Napoli) Angel Di Maria (Real Madrid), Javier Mascherano (Barcelona), Ever Banega (Valencia), Javier Pastore (Palermo)
Striker:
Lionel Messi (Barcelona), Ezequiel Lavezzi (Napoli), Diego Milito (Inter), Nicolas Gaitan (Benfica), Juan Manual Martinez (Velez Sarsfield)

www.duniasoccer.com

Kamis, 27 Januari 2011

Coppa Italia : Inter ke Semifinal Lewat Adu Penalti

Kamis, 27/01/2011 05:28 WIB

Rossi Finza Noor - detiksport


Naples - Dalam laga di Stadion San Paolo, Kamis (27/1/2011) dinihari WIB, Inter Milan harus melalui 120 menit, plus tendangan penalti, untuk bisa menundukkan Napoli. Berkat kemenangan ini, La Beneamata pun melaju ke semifinal Coppa Italia.

Dengan Dejan Stankovic, Esteban Cambiasso, Samuel Eto'o, Javier Zanetti dan Goran Pandev dalam starting eleven, Inter bisa dibilang memasok amunisi penuh dalam laga ini. Pun demikian dengan Napoli yang menurunkan Marek Hamsik, Ezequiel Lavezzi dan Edinson Cavani sejak awal.

Hasilnya, babak pertama berlangsung seru. Baik Inter atau Napoli sama-sama mendapatkan peluang emas, kendati tak satupun berujung menjadi gol.

Napoli mendapatkan kesempatan emas pertamanya di menit 12 ketika Maicon kehilangan bola di lapangan tengah. Bola dengan cepat disambar Lavezzi yang langsung memberikannya kepada Andrea Dossena.

Nama terakhir melepaskan umpan kepada Cavani yang berada di dalam kotak penalti. Cavani sukses membobol gawang Inter, tetapi wasit mengatakan dirinya sudah terperangkap offside. Gol tersebut akhirnya dibatalkan.

Beberapa saat kemudian, Stankovic membalas dengan tendangan voli dari jarak dekat, namun masih melebar dari sisi gawang Napoli. Di sisi lain, tendangan Hamsik juga melebar karena membentur bek Inter.

Morgan de Sanctis harus berjibaku menyelamatkan gawangnya ketika Pandev melepaskan sebuah sundulan terarah. Dan di akhir babak pertama, gawangnya kembali nyaris kebobolan oleh tendangan Cambiasso.

Menyambut umpan silang dari sisi kanan, Cambiasso langsung menyambarnya dengan sepakan kaki kanan yang cukup keras. Bola berhasil ditepis De Sanctis dari jarak dekat dan membentur mistar gawang. Babak pertama berakhir.

Inter kehilangan salah satu amunisinya di babak kedua. Stankovic harus meninggalkan lapangan dengan terpincang-pincang dan terpaksa digantikan oleh McDonald Mariga.

Di kubu seberang, Napoli, serangan semakin kencang digencarkan. Sebuah umpan dari tendangan bebas diterima oleh Paolo Cannavaro di tiang jauh. Sial bagi Napoli, alih-alih menyundulnya, ia malah menahan bola dengan dada sehingga bola dengan mudah ditangkap oleh Luca Castellazzi.

Pada menit 83, Hamsik melepaskan tendangan keras, tetapi Castellazzi berhasil menghalau dengan kakinya. Sundulan Hamsik setelahnya juga masih bisa dihadang oleh Andrea Ranocchia di garis batas gawang.

Skor masih tetap 0-0 di akhir 90 menit waktu normal. Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan. Tapi lagi-lagi peluang yang tercipta tak bisa menghasilkan gol. laga pun harus diselesaikan dengan adu tendangan penalti.

Lima penendang Inter; Eto'o, Cambiasso, Pandev, Tiago Motta dan Cristian Chivu berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Sementara satu penendang Napoli, Lavezzi, gagal. Sepakan penyerang asal Argentina itu melambung di atas gawang.

Imbasnya, empat tendangan dari Cavani, Hamsik, Camilo Zuniga dan Hasan Yebda yang berhasil membobol jala Castellazzi jadi tak berguna. Inter lolos ke semifinal dengan kemenangan 5-4.

Susunan Pemain

Napoli: 26 De Sanctis; 14 Campagnaro, 28 Cannavaro, 6 Aronica; 11 Maggio, 5 Pazienza (21 Yebda '97), 23 Gargano, 8 Dossena (18 Zuniga '50); 17 Hamsik, 22 Lavezzi; 7 Cavani

Inter: 12 Castellazzi; 13 Maicon, 2 Cordoba (6 Lucio '83), 15 Ranocchia, 26 Chivu; 4 Zanetti, 19 Cambiasso, 8 Thiago Motta; 5 Stankovic (17 Mariga 62); 9 Eto'o, 27 Pandev

( roz / din ) 

www.detiksport.com

Rabu, 26 Januari 2011

Dramatis, United Tekuk Blackpool

Manchester United memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 23 pertandingan di Liga Primer.

Oleh Happy Susanto

 

Manchester United akhirnya membalikkan keadaan dan mencetak tiga gol di babak kedua sehingga mereka mampu mencuri tiga poin di kandang Blackpool berkat kemenangan dramatis 3-2 dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Rabu (26/1) dinihari WIB.

The Red Devils
mampu mengejar ketinggalan dua gol di babak pertama dengan mencetak tiga gol pada 20 menit terakhir jelang pertandingan akan berakhir.

Blackpool tampak tampil penuh percaya diri di hadapan pendukung sendiri di Bloomfield Road. Terbukti pada menit ke-15, mereka sanggup unggul lebih dulu melalui aksi bek Craig Cathcart yang memanfaatkan umpan tendangan sudut Charlie Adam dengan sundulan kepalanya yang tak kuasa dihalau kiper Edwin van Der Sar.

Tertinggal, tim tamu berusaha menaikkan tempo demi mencari gol untuk menyamakan kedudukan. Usaha Nani pada menit ke-37 gagal berbuah hasil karena penjagaan ketat yang dilakukan barisan belakang Blackpool.

Beberapa menit kemudian, giliran Blackpool  lewat aksi David Vaughan yang berusaha melakukan tendangan dari jarak 20 meter, namun masih bisa dihalau van der Sar keluar lapangan dan berbuah tendangan sudut untuk tim lawan.

Pada menit ke-44, tim tuan rumah kembali unggul setelah DJ Campbell sukses memanfaatkan umpan crossing matang yang lagi-lagi dilakukan oleh Charlie Adam. Di babak pertama ini, United tertinggal dua gol.

Di awal babak kedua, manajer United Sir Alex Ferguson melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar Darron Gibson yang sulit menemukan permainan terbaiknya dengan memasukkan gelandang senior Ryan Giggs.

Pada menit ke-67, Fergie juga menarik keluar striker Wayne Rooney yang terlihat kesulitan menciptakan peluang untuk mencetak gol, dengan memasukkan Javier "Chicharito" Hernandez.

Masuknya kedua pemain tersebut, terutama Giggs, rupanya memberikan pengaruh besar terhadap "kebangkitan" Setan Merah di babak kedua ini.

Gol yang ditunggu-tunggu sang pemuncak klasemen sementara itu akhirnya datang pada menit ke-72, yakni dari kaki Dimitar Berbatov yang sukses memanfaatkan umpan sodoran Darren Fletcher dari sisi kiri pertahanan Blackpool, yang sebelumnya melakukan kerjasama apik dengan Giggs di sisi tengah.

United tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Lagi-lagi Giggs yang memberikan pengaruh besar dalam penampilan tim di babak kedua ini. Ia memberikan umpan jenius nan terukur dari sisi tengah sebelah kanan pertahanan Blackpool, dan bola pun menemui kaki Hernandez. Kedudukan berubah 2-2.

Fans tuan rumah mengira pertandingan akan berakhir imbang. Namun, dua menit jelang waktu normal pertandingan babak kedua akan berakhir, Berba kembali mencetak gol penentu kemenangan setelah memanfaatkan umpan manis Paul Scholes dari sisi tengah. Ini merupakan gol kelima Berba dalam dua pertandingan terakhir setelah pemain asal Bulgaria itu mencetak hat-trick pada akhir pekan lalu.

Kemenangan ini memantapkan posisi United di puncak klasemen dengan raihan 51 poin, unggul lima angka dari runner-up Arsenal. Dengan kemenangan ini pula rekor tak terkalahkan mereka di kompetisi Liga Primer musim ini tetap terjaga, hingga pekan ke-23.

www.goal.com

Selasa, 25 Januari 2011

Milito Pemain Terbaik Seri A

Selasa, 25/01/2011 06:49 WIB

Kris Fathoni W - detiksport


Milan - Diego Milito dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Seri A Italia dalam acara Oscar del Calcio 2010. Mantan pelatihnya, Jose Mourinho, juga didapuk menjadi Pelatih Terbaik.

Milito berperan penting dalam laju Inter meraih treble musim lalu. Akibat signifikansinya tersebut, ia pun meraih Oscar del Calcio sebagai Pemain Asing Terbaik dan kemudian Pemain Terbaik di Seri A.

"Ini adalah penghormatan luar biasa. Buat saya tahun 2010 akan selalu menjadi tahun yang tak terlupakan," kata Milito di Reuters.

Dalam kemenangan tersebut, Milito memenangi persaingan dengan dua rekannya, Wesley Sneijder dan Samuel Eto'o, yang sama-sama jadi nominator pemain asing terbaik.

Setelah itu, Milito juga kembali menang ketika "diadu" dengan peraih Oscar del Calcio kategori Pemain Lokal Terbaik yakni Antonio Di Natale. Walhasil, predikat Pemain Terbaik Tahun Ini pun jatuh ke tangan Milito.

Mourinho, pelatih Madrid yang musim lalu mengantar Inter ke puncak sukses, mempertahankan predikat terbaik di kursi allenatore setelah juga meraihnya tahun lalu.

Kemenangan tersebut sudah diindikasikan Mourinho dalam konperensi pers El Real, Minggu (23/1/2011) waktu setempat. Si pria asal Portugal itu sendiri tidak bisa datang ke acara penyerahan Oscar-nya Seri A karena tengah mempersiapkan timnya berlaga di Copa del Rey.

"Maaf saya tidak bisa berada di sana tapi semifinal (hari Rabu) dengan Sevilla sudah menghentikan saya untuk datang," ujarnya lewat sebuah pesan video.

"Bisa menerima Oscar adalah luar biasa karena mendapat penghormatan seperti ini penting...juga dari lawan saya. Seri A ketat dan saya kini bisa melihat itu setelah saya pergi," lanjutnya.

Dalam acara tersebut, kiper Inter Julio Cesar juga didaulat menjadi Kiper Terbaik sedangkan rekannya, Maicon, mendapat penghargaan Gol Terbaik.

Pemain Inter lainnya, Walter Samuel, juga mendapat penghargaan meski harus membaginya dengan pemain bertahan Juventus Giorgio Chiellini. Keduanya menjadi Bek Terbaik.

Penghargaan lain didapatkan oleh playmaker Palermo asal Argentina, Javier Pastore, yang menjadi Pemain Muda Terbaik.

Pemenang Oscar del Calcio
Pemain Lokal Terbaik: Antonio Di Natale
Pemain Asing Terbaik: Diego Milito
Pemain Muda Terbaik: Javier Pastore
Kiper Terbaik: Julio Cesar
Bek Terbaik: Giorgio Chiellini & Walter Samuel
Pelatih Terbaik: Jose Mourinho
Pemain Terbaik Tahun Ini: Diego Milito
Wasit Terbaik: Emidio Morganti
Pemain Terpopuler (Fan Prize): Edinson Cavani

( krs / din ) 

www.detiksport.com 

Senin, 24 Januari 2011

Inter Takluk Di Kandang Udinese

Leonardo merasakan kekalahan pertamanya sebagai pelatih Inter saat dijamu Udinese di Friuli.

Oleh M Yanuar F


Inter meraih hasil pahit dalam lawatan mereka ke Friuli, Minggu (23/1) malam WIB. Dijamu Udinese, juara bertahan Serie A Italia itu takluk 3-1.

Hasil tersebut tak cukup menguntungkan bagi Inter yang berupaya untuk memperpendek jarak angka dengan Milan yang menguasai Capolista Serie A Italia. Karena kekalahan itu, Inter pun harus puas bertahan dengan 35 angka menduduki peringkat lima.

Sementara bagi Udinese, hasil ini membawa mereka semakin mendekati zona kompetisi Eropa untuk musim depan. Hingga giornata ke-21, Udinese sudah mengantungi 33 poin.

Inter sebenarnya bisa mencetak gol lebih dulu ketika pertandingan berjalan 16 menit. Thiago Motta mengirim bola kepada Dejan Stankovic untuk kemudian ditendang gelandang asal Serbia itu. Bola gagal dihentikan Samir Handanovic, dan 1-0 untuk Inter.

Stankovic mendapat kesempatan keduanya dengan melepas tendangan voli usai menerima umpan dari Douglas Maicon. Namun kali ini Handanovic berhasil men-tip bola menjauh dari gawangnya.

Di menit 21, Udinese bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari proses sepak pojok, Cristian Zapat mendapat bola dan kemudian melepas tendangan keras tanpa bisa dihentikan Luca Castelazzi.

Empat menit berselang, Udinese balik memimpin lewat tendangan bebas cantik Antonio Di Natale. Koleksi gol penyerang Udinese itu pun bertambah menjadi 15, yang menjadikannya sebagai penguasa capocanonieri hingga pekan ini.

Inter terus menyerang dan lagi-lagi Stankovic mendapat kesempatan untuk mencetak gol. Handanovic kemudian muncul untuk menggagalkan lagi peluang yang dimilikinya.

Di paruh kedua, tekanan Inter belum mengendur. Tapi Udinese juga memberikan perlawanan sengit. Udinese bahkan bisa menjauh dari kejaran Inter lewat gol Maurizio Domizzi di menit 69.

Leonardo pun meminta skuadnya untuk lebih gencar dalam menyerang. Namun hingga berakhirnya pertandingan, Inter tetap dalam posisi tertinggal sebelum menyerah 3-1.

www.goal.com

Sabtu, 22 Januari 2011

Ganso Pancing Terus Pendekatan Inter

Ganso masih menanti pendekatan Inter Milan.

Oleh Agung Harsya

22 Jan 2011 01:02:00

 

Setelah mengklaim diminati Inter Milan pekan lalu, Ganso terus berupaya memancing pendekatan klub top Italia itu.

Bintang muda Santos ini mengatakan klub yang berstatus juara dunia berminat merekrut dirinya pada bursa transfer musim dingin. Namun, pada perkembangannya, proses perekrutan jauh panggang dari api. Meski mengakui adanya pertemuan, tapi tidak tampak tanda-tanda terwujudnya kepindahan dalam waktu dekat.

"Inter sangat mempertimbangkan kehadiran saya, malahan melebihi perhatian dari Santos," ujar pemain berusia 21 tahun itu dilansir Football Italia.

"Sudah terjadi tiga kali pertemuan, tapi kami tidak menemui kesepakatan apapun."

Ganso baru saja menyepakati kontrak berdurasi lima tahun Februari 2010 dan kontrak mencakup klausul pembelian senilai €50 juta. Belum lagi 45 persen kepemilikan kontrak sang pemain dipegang oleh sebuah perusahaan bernama DIS. Hingga kini masih dinanti pendekatan yang dilancarkan pelatih Inter asal Brasil, Leonardo, yang dikenal piawai dalam mendatangkan pemain-pemain berbakat dari negaranya.


www.goal.com

Jumat, 21 Januari 2011

Tiga Perguruan Tinggi Indonesia Tempati 100 Besar Ranking Dunia

Jumat, 21/01/2011 08:17 WIB

Adi Nugroho - detikNews



Jakarta - Tiga Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia berhasil menempati ranking 100 besar dunia dalam pemeringkatan Repositori Institusional Periode Januari 2011 versi webometrics. Ketiga PTN itu adalah Institut Teknologi Sepuloh November (ITS) Surabaya, Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universitas Sumatra Utara (USU).

ITS menempati urutan ke 64, Undip di urutan 70 sedangkan USU berada pada urutan 91. Undip turun peringkat dari yang semula menduduki urutan no 49 pada Juli 2010, kini hanya menempati urutan 70. ITS berhasil menyalip UNDIP dan mengalami kenaikan signifikan. Dari yang semula bertengger di urutan 227 pada Juli 2010, kini ITS berhasil nangkring di posisi 64.

Pemeringkatan yang dilakuakan Webometrics untuk Repositori Institusi ini bertujuan untuk mengukur komitmen Pergurauan Tinggi dalam memberikan akses masyarakat terhadap penelitian-penelitian yang telah dilakukan.

Publikasi tersebut bisa dalam bentuk jurnal ilmiah, thesis, disertasi maupun skripsi. Ini penting karena masyarakat membutuhkan akses informasi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

Repositori Institusuonal merupakan pemeringkatan yang dilakukan oleh webometrics dengan mengacu berdasarkan pada 4 kriteria yakni, Size (jumlah halaman yang tertangkap situs pencarian), Visibility (dilihat dari jumlah backlink), Rich Files (jumlah file dokumen) serta Scholar (jumlah paper dan sitasi di Google Scholar).

(adi/mad)

www.detik.com

Hadapi Udinese, Inter Kehilangan Milito

Inter Milan terpukul dengan absennya Diego Milito yang kembali menunjukkan ketajamannya.

Oleh Ivena Kasatyo

21 Jan 2011 02:04:00

 
Inter Milan terpaksa kehilangan striker Diego Milito saat menghadapi tuan rumah Udinese dalam lanjutan kompetisi Serie A Italia, Minggu (23/1). Milito tidak bisa dimainkan oleh pelatih Leonardo karena mengalami cedera saat menghadapi Cesena, Rabu lalu. Dalam pertandingan itu, penyerang berusia 31 ini ditarik keluar pada menit ke-20.

"Dari hasil pemeriksaan terdapat tarikan tingkat pertama pada otot lengan," demikian keterangan resmi dari klub.

Akibat cederanya, Milito harus beristirahat setidaknya selama sepuluh hari. Ini berarti, striker yang dijuluki Il Principe ini juga akan absen saat Inter menjamu Palermo, 30 Januari mendatang.

Absennya Milito jelas menjadi pukulan bagi Inter. Pasalnya, striker asal Argentina ini tengah menunjukkan performa terbaik. Dirinya selalu mencetak gol pada dua pertandingan terakhir.

Bahkan presiden klub Massimo Moratti mengakui dalam pertandingan melawan Cesena saat Milito ditarik, Inter tak lagi terlalu mendominasi.

"Permainan tim mengalami penurunan. Demikian pula upaya untuk mempertahankan keunggulan. Keluarnya Milito sempat membuat pertandingan sedikit berubah," kata Moratti.

Milito baru mengoleksi lima gol dari 13 pertandingan Serie A musim ini. Hanya, dia justru menunjukkan ketajamannya di beberapa pertandingan terakhir. 

www.goal.com

Kamis, 20 Januari 2011

Muak Dengan Wasit, Mou Kembali Ke Inter?

Leonardo akan menjadi pendamping atau pemandu bakat.

Oleh Gunawan Widyantara

20 Jan 2011 09:46:00



Media Spanyol melansir kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Italia. Menurut AS, seringnya Mourinho berseteru dengan wasit-wasit di La Liga Spanyol menjadi alasan lainnya.

Sementara itu Leonardo diprediksi akan meneruskan pekerjaannya bersama La Beneamata sebagai pendamping Mourinho atau sebagai pemandu bakat tim. Kejelian Leonardo dalam mencari pemain hebat sudah dikenal luas. Pato dan Thiago Silva adalah bukti nyata kinerja Leonardo.

Selain sering berseteru dengan wasit, Mou sering berlainan pendapat dengan jajaran petinggi Madrid. Salah satu contohnya adalah keinginan Mourinho mendatangkan striker baru di lini depan yang hingga kini belum diamini.

Bos Florentino Perez bahkan mengatakan sikap Mourinho seperti menciptakan masalah yang sebenarnya tidak ada.

www.goal.com

Taklukkan Cesena, Inter Kembali Ke Papan Atas

Inter Milan mencatat kemenangan keempat secara berturut-turut dan mulai mendekati pimpinan AC Milan.

Oleh Ivena Kasatyo



Penampilan Inter Milan mantap. Mereka menunjukkan permainan terbaik untuk melanjutkan tren kemenangan saat menghadapi Cesena di pertandingan Serie A Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (20/1) dinihari WIB.

Tampil di hadapan pendukungnya, Inter menaklukkan Cesena 3-2. Ini merupakan kemenangan keempat berturut-turut yang diraih Inter sejak ditangani Leonardo.

Sukses itu menjadikan Inter terus memperbaiki posisinya. Kini, Inter yang memiliki poin 35 berhasil menduduki peringkat empat. Sama dengan perolehan poin AS Roma, namun mereka unggul selisih gol.

Inter terpaut enam poin dari rival satu kota AC Milan yang menduduki puncak klasemen. Hanya, mereka masih menyimpan satu pertandingan sisa.

Inter pantas berterima kasih kepada bek Christian Chivu. Dirinya mencetak gol yang menentukan kemenangan Inter setelah Cesena sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Inter yang tampil penuh percaya diri langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Diawali oleh aksi Goran Pandev yang mengancam gawang Francesco Antonioli saat pertandingan baru berjalan lima menit.

Selanjutnya, tuan rumah tak berhenti melakukan tekanan. Cesena tampaknya kesulitan menghadapi permainan menyerang Inter sehingga memilih untuk bertahan.

Namun pertahanan Cesena akhirnya bobol juga saat striker Samuel Eto'o melepaskan tendangan silang dari sudut yang sempit pada menit ke-13. Ini merupakan gol ke-24 Eto'o dari 27 pertandingan di musim ini.

Gol itu menjadikan pasukan Leonardo makin bersemangat. Hanya dalam tempo dua menit, Inter sudah menambah gol melalui Diego Milito.

Eto'o menunjukkan perannya dalam proses terciptanya gol tersebut dengan menyodorkan umpan kepada Pandev. Selanjutnya, striker asal Makedonia ini memberikan bola kepada Milito yang diselesaikannya dengan baik.

Sayangnya, Inter terpaksa kehilangan Milito yang mengalami cedera. Posisinya digantikan Jonathan Biabiany.

Cesena yang sudah tertinggal 2-0 tak menyerah. Mereka tetap tampil dengan semangat tinggi. Bahkan, tim tamu mampu memperkecil ketinggalannya saat Erjon Bogdani mencetak gol pada menit ke-23. Penyerang asal Albania ini berhasil meloloskan diri dari kawalan Marco Materazzi sebelum menaklukkan kiper Luca Castellazzi.

Tak berhenti di situ. Cesena berhasil menambah gol untuk menyamakan kedudukan dalam tempo empat menit. Kali ini, giliran Emanuele Giaccherini yang membobol gawang Inter. Dia menyelesaikan umpan dari mantan gelandang Inter Luis Suarez.

Setelah kedudukan imbang 2-2, Inter kembali bangkit dan melakukan tekanan. Chivu yang kerap naik melapis serangan beberapa kali mengancam gawang Cesena.

Sundulan pemain asal Rumania sempat membahayakan Antonioli. Namun upayanya digagalkan oleh Giuseppe Colucci. Namun, Chivu tak melakukan kesalahan saat mendapat peluang kedua menjelang berakhirnya babak pertama. Dia menyelesaikan dengan baik umpan silang dari Maicon yang menjadikan Inter unggul 3-2.

Di babak kedua, Inter tak menurunkan tempo permainan. Eto'o nyaris menambah gol saat bekerjasama dengan Esteban Cambiasso. Sayangnya, tendangan striker asal Kamerun ini masih membentur tiang.

Inter kembali mendapat peluang saat Maicon bekerjasama satu dua dengan Pandev. Hanya, tendangannya masih terlalu lemah sehingga bisa diamankan oleh Antonioli.

Harapan Cesena mengejar ketinggalannya makin sulit. Terutama setelah Cesena bermain dengan sepuluh orang menyusul dikartumerahnya Giaccherini pada menit ke-80. Dia mengantungi kartu kuning kedua hanya karena melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Sebelumnya, ia melakukan diving yang membuatnya mendapat kartu kuning pertama. Giaccherini kemudian membuat pelanggaran dengan tetap menendang bola saat wasit meniup peluit.

Bermain dengan sepuluh pemain tak membuat Cesena menyerah. Mereka masih bisa mendapat peluang melalui Igor Bogdan. Sayangnya, sampai akhir pertandingan mereka gagal menambah gol. 

www.goal.com

Rabu, 19 Januari 2011

Inter seperti Ayrton Senna

Rabu, 19/01/2011 00:02 WIB

Arya Perdhana - detiksport



Milan - Pelatih Inter Milan Leonardo sangat senang dengan karakter mental anak-anak asuhannya. Pria asal Brasil itu menyamakan Nerazzurri seperti legenda F1 Ayrton Senna.

Kesamaan itu terletak pada sikap pantang menyerah yang dimiliki Senna dan juga Inter. Meski saat ini pasukannya tertahan di peringkat enam, Leo yakin La Beneamata tidak akan menyerah.

Sikap itu sama seperti sikap Senna. Leo menggambarkan, andai harus memulai balapan dari posisi 25, Senna tetap akan berjuang sekuat tenaga untuk keluar sebagai juara.

"Mustahil bagi Inter untuk tidak memikirkan tentang memenangi scudetto," ujar Leonardo seperti yang diwartakan Football Italia.

"Ayrton Senna, bahkan bila dia start dari posisi 25, dia tetap akan memburu kemenangan karena itu ada dalam DNA-nya," imbuh eks arsitek AC Milan tersebut.

"Inter juga punya itu di dalam DNA mereka dan ini sikap yang tepat," pungkasnya.


( arp / rin ) 


www.detiksport.com 

Selasa, 18 Januari 2011

Oscar del Calcio : Menentukan yang Terbaik di Seri A

Selasa, 18/01/2011 01:33 WIB

Kris Fathoni W - detiksport




Milan - Tiga pemain Inter Milan akan bersaing menjadi pemain asing terbaik Italia dalam penghargaan Oscar del Calcio 2010. Siapa-siapa saja calon lainnya?

Penghargaan Oscar del Calcio, yang pemenangnya ditentukan lewat hasil voting dari Asosiasi Pemain Italia (AIC), akan kembali dihelat pada tanggal 24 Januari mendatang seperti dilansir Football Italia.

Antonio Cassano, Antonio Di Natale dan Andrea Pirlo akan bertarung menjadi Pemain Lokal Terbaik. Sementara kategori Pemain Asing Terbaik diisi trio Inter: Samuel Eto'o, Diego Milito dan Wesley Sneijder.

Pemenang dari kategori Pemain Lokal Terbaik dan Pemain Asing Terbaik nantinya akan dihadapkan untuk mendapatkan predikat Pemain Terbaik Tahun ini.

Keberhasilan Inter meraih treble musim lalu juga membuat Jose Mourinho, yang kini sudah hijrah ke Real Madrid, dijagokan meraih penghargaan Pelatih Terbaik. Ia mendapat persaingan dari Massimiliano Allegri (Cagliari dan kemudian AC Milan), dan Luigi Del Neri (Sampdoria dan kemudian Juventus).

Berikut daftar nominasi Oscar del Calcio 2010:

Pemain Lokal Terbaik: Antonio Cassano, Antonio Di Natale, Andrea Pirlo
Pemain Asing Terbaik: Samuel Eto’o, Diego Milito, Wesley Sneijder
Pemain Muda Terbaik: Mario Balotelli, Alexandre Pato, Javier Pastore
Kiper Terbaik: Morgan De Sanctis, Julio Cesar, Salvatore Sirigu
Bek Terbaik: Giorgio Chiellini, Walter Samuel, Thiago Silva
Pelatih Terbaik: Massimiliano Allegri, Luigi Del Neri, Jose Mourinho
Wasit Terbaik: Emidio Morganti, Nicola Rizzoli, Paolo Tagliavento
Pemain Terbaik Tahun Ini: Pemenang Pemain Terbaik Italia vs Pemenang Pemain Asing Terbaik

( krs / rin ) 

www.detiksport.com

FA Denda Rafael

Atas tindakannya Rafael da Silva dijatuhi denda oleh FA.

Oleh Agung Harsya

18 Jan 2011 07:15:00

 

FA memutuskan untuk menjatuhkan denda akibat perilaku tak pantas bek Manchester United Rafael da Silva dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur akhir pekan lalu.

Pada pertengahan babak kedua, Rafael menerima kartu kuning kedua dari Mike Dean dan bereaksi dengan menghujat sang wasit. Meski bermain dengan sepuluh orang, United berhasil menahan imbang Tottenham 0-0.

Belum diketahui besar denda yang diterima Rafael karena FA membuka kesempatan kepada sang pemain untuk mengajukan banding hingga Selasa (18/1) pukul 18:00 waktu setempat.

www.goal.com

Senin, 17 Januari 2011

Zanetti, Simbol Sebuah Kesetiaan

Minggu, 16/01/2011 19:18 WIB

Mohammad Resha Pratama - detiksport



Milan - Bagi Inter Milan dan fansnya, sosok Javier Zanetti memang sedikit lebih spesial jika dibanding para pemain lainnya. Jelas dengan segala rekor dan prestasi yang dipunyai, Zanetti memang pantas dicintai publik Giuseppe Meazza.

Sudah 15 tahun Zanetti mengabdi bagi panji 'Biru Hitam' dan 16 pelatih telah bergantian masuk ke Inter, namun Zanetti selalu tetap setia dan bahkan jadi pemain pertama di dunia yang dilatih oleh manajer sebanyak itu.

Soal hal itu Zanetti memang tak perlu diragukan lagi dan itulah yang membuat dirinya diserahi ban kapten semenjak Giuseppe Bergomi pensiun akhir musim 1999. Dan dinihari tadi Zanetti pun menyejajarkan dirinya dengan Bergomi yang merupakan legenda hidup Inter.

Usai laga melawan Bologna yang berkesudahan 4-1 untuk Inter, Zanetti menyamai rekor Bergomi dalam soal penampilan di Seri A. Kedua pemain itu sama-sama sudah tampil sebanyak 519 kali. Hebatnya Zanetti meraihnya hanya dalam 15 musim, sementara Bergomi butuh 20 musim.

Dengan fisiknya yang masih prima di usianya yang menginjak 37 tahun, Zanetti diprediksi akan jadi legenda sebenarnya Inter, melebihi pencapaian Bergomi dan Giacinto Facchetti.

Hal lain yang bikin nilai plus Zanetti makin bertambah adalah pribadinya yang bersahaja di luar lapangan dan jarang sekali ada berita miring mengenai pesepakbola asal Argentina itu.

"Apapun yang kita pikirkan tentang Zanetti semuanya adalah hal positif. Apa yang kita katakan untuk dia memang sepertinya hanya sebuah pujian, namun itu benar adanya," ungkap presiden klub, Massimo Moratti, yang dilansir Football Italia.

"Dia adalah pribadi dan juga seorang atlet yang luar biasa. Saya senang dia begitu dicintai karena ia pantas mendapatkannya," sambungnya.

Zanetti adalah pemain pertama yang dibeli Moratti saat taipan minyak itu naik jadi presiden Inter. Sebelumnya Zanetti bermain di klub lokal Argentina, Banfield. Total sudah 718 kali Il Pupi tampil bagi Nerazzurri dan 24 gol sudah dicetaknya.

"Posisinya adalah seorang full back dan tak ada yang mengira saya bakal menyukai dirinya. Saya sangat beruntung ketika melihatnya dan ingin membelinya," aku Moratti.

"Dia adalah pembelian pertama saya. Bagusnya adalah dia adalah seorang pribadi yang baik di mana ia ingin tetap berada di klub ini selama mungkin," tuntas Moratti.

( mrp / mrp ) 

www.detiksport.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Rooney, Vidic, Van Der Sar Siap Lawan Spurs

Kembalinya tiga pemain kunci membuat Sir Alex tenang.

Oleh Theo Mathias

15 Jan 2011 03:15:00

 
Wayne Rooney, kapten Nemanja Vidic, dan kiper Edwin van der Sar tak tampil dalam kemenangan Manchester United atas Liverpool di Piala FA pekan lalu, tetapi ketiganya siap untuk dimainkan saat dijamu Tottenham Hotspur.

"Wayne dan Nemanja keduanya berlatih dengan baik pekan ini dan seharusnya akan bugar pada Minggu. Edwin sedikit tertinggal, tetapi ia sepertinya mulai berlatih hari ini dan saya pikir ia akan baik-baik saja," ujar manajer Sir Alex Ferguson dalam konferensi pers mingguannya.

Sir Alex yakin, "Kami punya tim bagus yang siap tampil di pertandingan besar ini. Kedua tim telah beristirahat satu pekan, jadi pertandingan ini akan fantastis."

Selain itu, pelatih asal Skotlandia itu juga memuji perkembangan Spurs musim ini di bawah asuhan Harry Redknapp.

"Kemajuan Spurs ini menarik karena saya tak ingat, dan saya yakin saya benar, pernah membawa tim ke White Hart Lane saat mereka juga bersaing menjadi juara liga. Saya mungkin salah, tetapi saya tak ingat mereka pernah bersaing menjadi juara liga saat saya di sini. Itulah perubahan nasib di bawah Harry dan mereka punya pemain-pemain menarik," tambah Ferguson.

Oleh karena itu, "Partai Minggu nanti adalah tantangan besar bagi kami. Kami akan menjalani beberapa partai tandang berat di paruh kedua musim, jadi kami harus melewati itu semua." 

www.goal.com

Jumat, 14 Januari 2011

Kepindahan Castaignos Selangkah Lagi

Kepastian Luc Castaignos bergabung ke Inter Milan tinggal tunggu waktu.

Oleh Agung Harsya

14 Jan 2011 17:17:00


Menurut Calciomercato, Luc Castaignos praktis telah menjadi pemain Inter Milan.

Kepastian transfer pemain muda Feyenoord Rotterdam itu masih menunggu beberapa jam lagi setelah adanya perjanjian hitam di atas putih. Pendekatan terhadap Castaignos telah dilakukan sejak bulan lalu dan proses transfer menunjukkan perkembangan menggembirakan sepekan terakhir.

Proses negosiasi akhir masih akan membicarakan besaran biaya transfer serta kesepakatan kapan Castaignos bergabung ke klub barunya, Januari ini atau menunggu akhir musim.

Castaignos sendiri menyatakan senang bergabung dengan juara Liga Champions musim lalu itu.

"Tentu saya merasa bangga," tukasnya.

"Tapi saya harus realistis. Di Feyenoord saya belajar banyak. Langkah berikutnya ke luar negeri adalah masalah nanti. Anda harus siap untuk itu."

www.goal.com

Madrid Berani Tawar Mahal Chicharito

Keseriusan Real Madrid terhadap Javier 'Chicharito' Hernandez tak bisa diragukan lagi karena mereka menawar yang bersangkutan dengan harga yang tinggi.

Oleh Anugerah Pamuji

14 Jan 2011 06:57:00


Seperti dilansir Marca, Real Madrid siap melakukan penawaran sensasional terhadap penyerang Manchester United yang tengah naik daun, Javier 'Chicharito' Hernandez pada Januari sekarang.

Target sebelumnya Madrid tertuju pada dua nama striker yang juga salah satunya merumput di Liga Primer Inggris: Emmanuel Adebayor [Manchester City] dan Miroslav Klose [Bayern Muenchen].

Tetapi sosok Chicharito kabarnya siap diwujudkan kubu Los Blancos di transfer musim dingin ini sebagai prioritas. Guna memuluskan upaya mereka, klub raksasa Spanyol itu hendak melayangkan tawaran megah kepada manajemen United.

Dana segar berkisar €50 juta dilaporkan mau digelontorkan pihak Madrid demi memuluskan ambisi kerja sama mereka dengan United agar mendapat tanda tangan Chicharito.

Namun bila rencana ini menjumpai batu sandungan, Madrid sudah berjaga-jaga terhadap Adebayor dan Klose, yang mana keduanya diproyeksi bakal dipinjam El Real selama enam bulan. 

www.goal.com

Kamis, 13 Januari 2011

Coppa Italia: Dua Gol Eto'o Bawa Inter Milan Ke Perempat-Final

Inter Milan melenggang ke perempat-final Coppa Italia usai mengalahkan Genoa 3-2 di depan publiknya sendiri.

Oleh MT Rizky


Samuel Eto'o menyumbangkan dua gol saat pertandingan berjalan di babak pertama. Lalu satu gol tambahan lainnya dicetak oleh McDonald Mariga selepas turun minum.

Sementara Genoa mendapatkan golnya lewat sebuah eksekusi penalti yang dilakukan secara sempurna oleh Houssine Kharja serta Giuseppe Sculli yang mencetak gol di penghujung babak kedua.

Kemenangan yang didapat dari ajang Coppa Italia ini kian melengkapi rekor sempurna pelatih baru Leonardo. Sebelumnya mantan pelatih AC Milan ini juga sudah mempersembahkan dua kemenangan buat Nerazzurri dari kompetisi Serie A Italia melawan Catania dan Napoli.

Dengan kemenangan ini, Inter hanya tinggal menunggu lawan dari pemenang pertandingan antara Napoli dan Bologna yang baru akan dilangsungkan 19 Januari mendatang.

Mengawali laga ini, Inter dan Genoa tampil cukup berimbang. Keduanya terlihat saling berupaya menekan sejak menit-menit awal. Genoa membuka serangannya lewat aksi Rafinha. Tapi usaha itu masih bisa dimentahkan oleh kiper Inter Luca Castellazzi.

Tapi segala daya upaya Genoa menekan Inter itu selalu saja kandas. Sebaliknya, Nerazzurri mampu bermain lebih efektif. Di menit ke-15, Eto'o berhasil membuat para pemain Genoa terperangah tak berdaya.

Sebuah umpan silang dari Sulley Muntari dikontrol secara sempurna oleh striker Kamerun ini di kotak penalti. Lalu setelah melepaskan diri dari dua pemain belakang Genoa, Eto'o berhasil menggetarkan gawang lawannya.

Genoa sebenarnya sempat memperoleh kesempatan untuk menyamakan skor di menit ke-33 lewat kerjasama apik antara Richmond Boakye dan Miguel Veloso. Tetapi sayang penyelesaian yang kurang sempurna membuat kesempatan itu terbuang percuma.

Jelang dua menit turun minum, Inter kembali lagi memperoleh gol tambahan. Lagi-lagi gol ini disumbangkan oleh Eto'o setelah menerima umpan dari Douglas Maicon.

Keunggulan dua gol ini memberi kepercayaan besar kepada para pemain Inter saat memasuki babak kedua. Genoa sebenarnya berusaha untuk tetap menyerang. Tetapi usaha itu selalu gagal dalam menembus tembok pertahanan tim tuan rumah yang kokoh.

Barulah di menit ke-54, titik terang ditemukan. Pelanggaran yang dilakukan Andrea Ranocchia kepada mantan rekannya Gergely Rudolf membuat wasit menunjuk titik putih penalti. Houssine Kharja tidak membuang kesempatan itu. Tendangan penaltinya berhasil memperdaya kiper Castellazzi.

Tetapi empat menit setelah itu, Inter berhasil lagi memperbesar keunggulannya. Sebuah sundulan dari Mariga yang memanfaatkan sepak pojok dari Maicon membuat Inter unggul menjadi 3-1. Gol ini disambut dengan begitu gembira oleh pendukung tuan rumah.

Tertinggal semakin jauh membuat Genoa semakin menggila dalam menyerang. Beberapa kali usaha untuk mencetak gol dilakukan, tetapi berulang kali pula skema penyerangan itu kandas di lini belakang Inter. Genoa akhirnya baru bisa memperkecil kekalahannya setelah memasuki injury time lewat gol yang dicetak oleh Sculli.

Susunan Pemain

Inter: Castellazzi; Maicon (Rivas 88), Ranocchia, Materazzi, Santon; Zanetti, Cambiasso, Mariga; Muntari (Biabiany 57); Pandev, Eto'o (Obi 70)

Genoa: Scarpi; Rudolf (Sculli 62), Dainelli, Moretti, Criscito; Kucka, Veloso, Kharja (Palacio 62); Rafinha; Jelenic (Mesto 46), Boakye


www.goal.com

Rabu, 12 Januari 2011

Vidic Peringatkan Rival United

Manchester United bakal makin membaik dan terus menanjak penampilannya sampai akhir musim.

Oleh Ivena Kasatyo

12 Jan 2011 04:00:00

Bek Manchester United Nemanja Vidic memperingatkan para pesaing the Red Devils. Menurutnya United sesungguhnya belum mencapai performa terbaik. Meski demikian, United sudah menguasai tahta klasemen Liga Primer Inggris.

Karena itu, Vidic optimistis United bakal memenangkan dalam perburuan titel juara Liga Primer. Apalagi, United masih menyimpan dua pertandingan sisa dari Manchester City yang berada di peringkat dua. United unggul dua poin dari rival satu kota yang memiliki poin 42 ini.

"Kami dalam kondisi bagus. Kami tahu sampai saat mengalahkan Blackburn, performa kami masih belum membaik. Namun berdasarkan pengalaman saya, penampilan kami bakal menanjak dan terus membaik sampai akhir musim," kata Vidic.

"Kami sangat ingin memenangkan trophy, terutama setelah hasil mengecewakan musim lalu. Namun, kami harus bekerja keras dan berusaha bermain sebaik mungkin. Bila mampu melakukannya, kami berpeluang memenanginya," jawab bek asal Serbia ini.

Hanya, Vidic juga mengakui bila persaingan musim ini jauh lebih ketat. United tidak hanya menghadapi City tapi juga Arsenal, Tottenham Hotspur dan Chelsea yang sesungguhnya sudah tertinggal sembilan poin dari the Red Devils.

"Kualitas Liga Primer makin meningkat. Musim lalu kami sudah merasakan persaingan yang ketat. Namun kali ini lebih ketat. Hotspur dan City berhasil meningkatkan kualitas timnya. Sementara yang lain juga menyadari bila tidak menaikkan kualitas, mereka sulit bertahan di kompetisi," tandas Vidic.

www.goal.com

Senin, 10 Januari 2011

Mourinho Siap Bantu Inter

Mourinho siap membantu Inter keluar dari kesulitan, meski kini ia sudah jadi pelatih Real Madrid.

Oleh Happy Susanto

10 Jan 2011 09:23:00

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho rupanya memiliki hubungan yang bagus dengan pelatih baru Inter Leonardo, yang menggantikan Rafael Benitez beberapa saat lalu.

Mourinho bahkan mengatakan dirinya siap membantu mantan klubnya itu untuk bisa keluar dari situasi sulit. Ia siap membantu kapan pun Leonardo membutuhkan dirinya.

Mourinho berharap Nerazurri bisa meraih sukses di tangan Leonardo, seperti kesuksesan pada musim lalu. Saat ditangani The Special One, Inter sukses meraih tiga gelar sekaligus, yakni Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

"Saya berharap Inter bisa menang, untuk para pemain, presiden Massimo Moratti, dan juga fans. Saya yakin mereka akan senang," ujar Mourinho dikutip Triballfootball.

"Saya memang sudah tidak menangani Inter lagi, dan tidak bisa memberikan banyak kontribusi. Saya kini hanya jadi suporter yang berharap mereka bisa terus membaik dan maju."

"Saya masih memiliki hubungan yang bagus dengan Leonardo, sejak ia menangani Milan."

"Saya berharap ia dan Inter menjalani musim yang positif seperti yang saya rasakan pada musim lalu."

www.goal.com

Sabtu, 08 Januari 2011

Fergie Tunggu Rooney

Jumat, 07/01/2011 19:49 WIB
Jelang MU vs Liverpool


Kris Fathoni W - detiksport



Manchester - Manchester United mendapat kabar baik sebelum menjamu Liverpool di babak tiga Piala FA di akhir pekan. Wayne Rooney boleh jadi akan bugar untuk laga itu.

Sebelumnya Rooney absen saat MU menundukkan Stoke di lanjutan partai Liga Primer, Rabu (5/1/2011) dinihari WIB. Ia masih memulihkan diri dari cedera pergelangan kaki.

Cedera itu sendiri ia dapatkan saat 'Setan Merah' meraih kemenangan lain ketika berjumpa West Brom, Sabtu (1/1/2011). Saat itu Rooney sudah terlihat terpincang-pincang meski akhirnya tetap kembali ke lapangan usai beberapa saat mendapatkan perawatan.

Hari, Kamis (6/1/2011) waktu setempat, Rooney rupanya sudah mulai kembali berlatih. Ia kini juga sudah terlihat siap tampil saat Old Trafford kedatangan Liverpool, Minggu (9/1/2011).

Hal itu terjadi, menurut Manajer MU Sir Alex Ferguson, karena cedera Rooney memang tidak serius-serius amat. "Jika serius, ia tentuk takkan bisa main pekan lalu," terang Fergie di Sky Sports.

"Mungkin memang bukan hal yang tepat untuk menyiapkannya tampil pada laga hari Selasa (lawan Stoke). Tapi kemarin ia sudah mulai berlatih dan kami berharap ia sudah bugar hari Minggu," tegasnya.

( krs / din ) 

www.detiksport.com

Jumat, 07 Januari 2011

Awal Sempurna Leonardo

07-01-2011 05:00

Bola.net - Leonardo mengawali tugasnya sebagai pelatih Inter Milan dengan sempurna setelah ia memimpin Nerazzurri melibas tamunya, Napoli dengan skor 3-1 di Stadion San Siro, Jumat )7/1) dini hari.

Nerazzurri segera membuat publik San Siro bersorak saat laga baru berjalan dua menit usai Thiago MottaDejan Stankovic membobol gawang Napoli dengan tendangan voli dari dalam kotak penalti. yang bekerja sama dengan

Napoli merespon gol tersebut dengan baik dan mereka mampu membobol gawang Inter di menit keenam namun gol tersebut dianulir karena Andrea Dossena yang menyambut tendangan bebas Walter Garganooffside. sudah berada dalam posisi

Partenopei baru bisa menyamakan kedudukan di menit 25 lewat sundulan Michele Pazienza di tiang dekat menyambut umpan tendangan sudut Ezequiel Lavezzi.

Napoli kembali memberi ancaman pada gawang Luca Castellazzi lewat upaya Edinson Cavani, namun kapten Javier Zanetti dengan sigap menutup laju penyerang Uruguay tersebut.

Sementara Inter memiliki peluang lewat Diego Milito yang berusaha menyambut umpan silang Cristian Chivu, namun sayang tendangannya hanya melayang di atas mistar gawang Morgan De Sanctis.

Namun Inter kembali unggul di menit 37 ketika Esteban Cambiasso mendahului pemain belakang Napoli 
untuk melepas sundulan keras menyambut umpan silang Maicon, mengoyak gawang Napoli.

Tempo permainan tetap tak berubah di babak kedua, dan Napoli punya peluang emas segera usai jeda ketika Cavani melepas umpan tarik pada Marek Hamsik, sayang tendangan pemain asal Slovakia itu hanya melebar tipis di sisi dekat gawang Inter.

Inter kembali menjauh di menit 55 ketika Thiago Motta mencetak gol keduanya lewat sundulan keras dari jarak dekat meneruskan umpan sepak pojok untuk membawa timnya unggul 3-1.

Kedua kubu dilih berganti melancarkan serangan, namun hingga laga usai kedudukan tetap tak berubah dan Inter pun memperpendek selisih jarak dengan AC Milan di puncak klasemen sekaligus menjaga peluang mereka di jalur perebutan scudetto.    (bola/row)

www.bola.net